Bunyi Klakson dan Asmara di Sekitarnya (Solopos, 28 Februari 2021)

Bunyi Klakson dan Asmara di Sekitarnya (Solopos, 28 Februari 2021)

Bunyi Klakson dan Asmara di Sekitarnya ■cerpen Setia Naka Andrian   Pagi-pagi sekali, Leman mengendarai motornya dengan begitu santai. Kedua roda motor seakan menggelinding sendiri tanpa dikendalikannya. Seperti ada saluran yang menghubungkan otak Leman dengan mesin motornya. Kedua telinga Leman pun disumbat earphone yang meluncurkan koleksi lagu dari ponsel di sakunya, baik dangdut maupun lagu…

Read More Read More

Puisi Setia Naka Andrian (Beritabaru.co, 6 Februari 2021)

Puisi Setia Naka Andrian (Beritabaru.co, 6 Februari 2021)

Sebuah Papan Nama   Sebuah papan nama. Ditanam saat hujan belum reda. Kami menyaksikan, sepotong telur diiris-iris menjadi anak-anak berlari.   Larinya kian kencang, kencang sekali Sambil mencoreng kanan mencoreng kiri. Jalanan sesak dipenuhi bonus kuota internet di matamu yang dikupas masa depan tak berarti.   Sebuah papan nama. Ditanam saat hujan belum reda. Panjangkanlah,…

Read More Read More

Puisi Setia Naka Andrian (Harian Rakyat Sultra, 22 November 2020)

Puisi Setia Naka Andrian (Harian Rakyat Sultra, 22 November 2020)

Sibuk Dilanda Kekalahan   Kita kerap sibuk dilanda kekalahan. Tidur dan terjaga rasanya sama saja. Hari-hari bergerak seperti biasanya.   Kau menangis pelan, saat kabar menimpa halaman rumahmu yang kian tenggelam.   Kau ditulis dan ditempa nasib dari berbagai pilihan. Dalam dirimu, seakan segala penciptaan reformasi di dasar kedalaman mirip pangkuan ibumu yang kerap gemetar.…

Read More Read More

Puisi Setia Naka Andrian (Suara Merdeka, 8 November 2020)

Puisi Setia Naka Andrian (Suara Merdeka, 8 November 2020)

Agama Luka   Kabarkan kami kepada luka Yang menjadikan semua Tinggal serumah dengan gang sebelah dan agama-agama   Kabarkan kami kepada luka Yang menjadikan kami pengembara Tinggal serumah dengan anak panah yang kerap lepas mengunjungi Banyak persoalan dan duka-duka   Kabarkan kami kepada luka Yang menjadikan kami memeluk telunjuk tanganmu setiap kali hujan mengguyur deras…

Read More Read More

Car Free Day dan Jeda Napas Kota

Car Free Day dan Jeda Napas Kota

Oleh Setia Naka Andrian   Car Free Day (hari bebas mobil) kerap diyakini masyarakat kita sebagai upaya untuk sedikit meredakan kepenatan dalam tubuh sebuah kota. Tentu segala itu akan berujung melegakan segala yang menyesaki benak dan batin kita. Lebih-lebih selepas kita begitu lelah dihabisi hari-hari yang padat dan sungguh melelahkan dari segala kerja-kerja. Baik kerja…

Read More Read More

Desa dan Pembongkaran Kebiasaan Lama

Desa dan Pembongkaran Kebiasaan Lama

Oleh Setia Naka Andrian Kita sungguh mafhum, tercapainya cita-cita sebuah bangsa tentu dengan tanpa berpaling dari nasib sebuah desa. Pemerintah pusat tak boleh memunggungi desa. Negara yang menjulang tinggi ditopang dari desa yang ditata sedemikian rupa. Desa yang diberi kebebasan bertaruh mimpi, berencana, dan menciptakan segala hal yang sepenuhnya atas kehendak segenap warga. Maka bergulirlah…

Read More Read More

OraNgiro Management, Lahir Demi Mendamba Kreativitas Seniman Kendal

OraNgiro Management, Lahir Demi Mendamba Kreativitas Seniman Kendal

Dalam kondisi serba susah di masa pandemi tentu menjadi oase tersendiri jika tercipta sebuah ruang penampung kreativitas bagi masyarakat. Persoalan tersebut ternyata telah direspon baik oleh Orangiro Management yang telah berproses sejak satu bulan belakangan. Pada Sabtu 25 Juli 2020, OraNgiro Management menandai kelahiran kerja kreatifnya dalam sebuah acara dengan tajuk “Grand Launching Garangan Mutik…

Read More Read More

Panggung Berpijak Kahanan

Panggung Berpijak Kahanan

Oleh Setia Naka Andrian   Tak sedikit sisi positif yang dapat dipetik dari masa pandemi. Meski wabah menghantam seantero jagat, tetapi tak begitu saja segalanya harus berhenti. Dunia masih harus terus berputar, segalanya masih harus terus bergerak. Dari masa memprihatinkan ini pun, tak sedikit masyarakat saling mengulurkan tangan, membantu sesamanya yang sedang berkesusahan karena wabah…

Read More Read More