Ke Eropa, Berkendara Kata (1)

Ke Eropa, Berkendara Kata (1)


Sama sekali tak saya sangka sebelumnya. Sungguh, bahwa kata-kata menjadi kendaraan utama yang mengantarkan saya hinggap ke mana-mana. Bahkan tahun 2019 ini saja, selepas kata-kata mengantarkan saya untuk melakoni residensi penulisan selama satu bulan di Polewali Mandar Sulawesi Barat, kembali kata-kata memberi kesempatan berpetualang lagi kepada saya. Ya, berkat izin Tuhan, kata-kata membawa saya terbang ke Eropa. Kata-kata mengantarkan saya untuk melakukan residensi selama dua bulan di Leiden dan kota-kota lain di Belanda.

Eropa, dalam benak masa kecil saya adalah benda asing yang sulit saya terka wujud atau rupa lainnya. Kecuali yang terpajang di dinding ruang kelas saya saat duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) kala itu.

Ya, semua seakan berhenti hanya dalam peta usang kala itu. Dan Belanda, menjadi sebatas kabar masa silam yang begitu berlalu. Barangkali sempat saya benci, ketika tak sedikit orang-orang di sekitar masa kecil saya yang menganggap bahwa Belanda begitu bertaring kepada bangsa Indonesia.

Jika boleh dihitung, dan tentu jika boleh jujur, ini adalah kali kedua pelancongan saya ke luar negeri. Dan kali pertama ya hanya di negeri tetangga semata. Baru setahun lalu pula saya membuat paspor untuk keperluan acara di Kelantan Malaysia, yang tak lain adalah sebuah kegiatan berkait-paut dengan kata-kata pula. Ya, sebuah Konvemsyen Sastra yang dihelat oleh Persatuan Penyair Malaysia dan Kementrian Pendidikan Malaysia kala itu.

Sungguh, segala itu sama sekali tak pernah terbayangkan. Apalagi bagi masa kanak-kanak saya kala itu. Seorang anak lelaki dekil yang tinggal di sebuah desa, tidak dekat dari jalan raya. Bahkan saat SD pun, anak lelaki kurus itu mengenyam pendidikan dasar di sekolah berkategori IDT (Inpres Desa Tertinggal). Saya ingat betul saat di bangku SD tersebut. Itu di SD N Penjalin Kec. Brangsong Kab. Kendal, Jawa Tengah. Di sekolah bercap tertinggal (kala itu), setiap dua kali dalam seminggu siswa-siswanya mendapatkan asupan makanan dan minuman gratis. Saya ingat, jika tidak susu dan lemper ya bubur kacang hijau dan telur puyuh rebus. Itu yang terkadang membuat saya dan teman-teman sangat bahagia. Paling tidak, sedikit meringankan uang jajan kami kala itu. Dan bagi kami, itu semua adalah jajalan yang bisa terbilang cukup mahal. Sebab biasanya kami hanya jajan es lilin dan kerupuk bakar (kerupuk usek) bersambal semata. Atau jajanan-jajanan lain yang sangat tak bergizi.

Jangankan perihal residensi selama beberapa bulan di Belanda, membayangkan naik pesawat saja ya hanya mampu saya imajinasikan sekenanya saat tak sedikit pesawat yang melintasi di atas rumah, di kampung halaman saya. Ya, pesawat terbang (montor mabur: sebutan untuk pesawat).

Dan kini, sejak memasuki gerbang pendidikan tinggi, saya tak jarang mendapat kesempatan untuk melakoni berbagai aktivitas sastra dan kesenian lain. Mengunjungi kota-kota, menghinggapi daerah lain di luar pulau. Alhamdulillah, hingga berujung terus sampai sekarang kerap diberi kesempatan mengendarai kata-kata untuk hinggap ke mana-mana. Dan tentu, segala kerja itu berkait-paut serta bermula dan bermuara dari kata-kata. Jika saya berangkat karena menunggangi kata-kata, sepulang dari keberangkatan itu pun tentu harus membawa cindera kata.

Barangkali jika boleh jujur, sepertinya saya tak akan pernah ke mana-mana, bahkan tak akan pernah sampai ke Eropa, selain tanpa kata-kata. Sederhananya, uang dari mana untuk biaya hidup berbulan-bulan di negeri-negeri schengen yang begitu mahal segalanya ini? Bayangkan saja, untuk menginap saja perbulan sudah menghabiskan uang 8 jutaan. Itu hitungan tiap kepala. Lalu bagaimana jika dua kepala dan seterusnya?
Visitors : 234 views

58 Replies to “Ke Eropa, Berkendara Kata (1)”

  1. Sunggu mustail pak Kata kata bukan hanya di sebut sja tpii
    Dpat melancarkan pak naka pu tujuan hidup
    Hidup ini memang sunggu Hinda. Semua rencana tuhan
    Yg atur mna yg terbaik di perjuangin pak
    Dan kmi anak anak mu akan mengitumu.
    Selamat pak
    Tuhan berkatih.. Amin

  2. Berawal dari kata-kata,sehingga bisa hinggap kemana mana bahkan mendapatkan kesempatan untuk pergi ke eropa.sebuah artikel yang menginspirasi saya untuk berkarya melalui kata-kata.
    (Rico Setya Novaldo 1B)

  3. Selamat pak naka atas keberangkatan-nya ke Iedien bersama sang istri tercinta,saya berharap pak naka dan sang istri dalam keadaan baik-baik saja.
    dari perjalanan pak naka yang tadi diceritakan saya merasa sangat termotivasi untuk mengikuti jejak pak naka,rasanya saya ingin semakin dekat dan ingin mengagumi kata,tulisan dan bacaan.
    Dan pak naka juga membuktikan kepada saya bahkan mungkin teman-teman yang lain bahwa anak desa juga dapat berkarya dan melukis mimpi-mimpi kecilnya yang tak disangka dikemudian hari mimpi itu bukan hanya sekedar mimpi tapi sebuah realita yang manis.
    (SUCI RAHAYU 1B 19410120)

  4. Begitulah hidup semuanya tergantung dari diri kita masing masing, terkadang walaupun awalnya kita bukan apa-apa dimata orang dari situ kita belajar semua itu berawal dari nol dan ketekunan diri untuk melakoni suatu tujuan yang mana kalanya itu akan membuat kita berhasil untuk impian dan angan kita , you're the greatest sir. 👍

    (Yulia Syafitri 1 B)

  5. Pak Naka keren,setelah membaca ini semangat saya kembali membara untuk mewujudkan cita-cita,Tulisan pak Naka adalah bukti bahwa tidak ada yang tidak mungkin, terimakasih Pak sudah memberikan motivasi baru untuk saya.

    (Lilik Andriyan 1B, 19410080)

  6. Allahumma, sungguh kata-kata pak naka menjadi motivasi untuk kita semua. Dari perjuangan laki-laki kurus yang hanya tinggal di sebuah desa bisa mengelilingi dunia, tanpa mengeluarkan biaya. Semoga kita semua, mahasiswa pak naka bisa mengikuti jejak pak naka. Aamiin

    (Anisa Nur'aini 1B 19410076)

  7. Masya Allaah, selamat Pak Naka atas keberhasilan bapak dalam menulis hingga dapat mengantarkan Pak Naka menggapai apa yang selama ini diimajikan, membuktikan kepada orang lain bahwa anak desa bisa berkarya, bahkan hingga ke negeri orang. Terima kasih banyak atas tulisan bapak yang telah menginspirasi banyak orang, khususnya saya pribadi.Semoga bapak beserta rombongan selalu dalam lindungan Allah, sehat selalu, pulang dengan selamat tak kurang satu pun. Aamiin.. Sukses terus Pak Naka

    (Yulia Rachmawati. 1B. 19410100)

  8. Selamat pak Naka….
    Belajar dari artikel ini membuat saya ingin menjadi seperti pak Naka. Walaupun dari sekolah yg tertinggal saat itu bukan berarti pergi keluar negeri hanyalah angan angan belaka. Usaha tidak mengkhianati hasil, pak. Kata kata bapak akan menginspirasi banyak orang termasuk saya :)…
    (Tri Vani Winda Devi 1B)

  9. Selamat Pak Naka atas keberhasilannya hingga sekarang. Setelah membaca blog ini, saya menjadi termotivasi untuk membangkitkan semangat belajar saya untuk lebih mengenal apa itu kata-kata. Karena bagi saya, keberhasilan itu tidak hanya diawali dari proses yang besar sekalipun tetapi dari hal terkecil pun apabila kita tekuni akan menuju kesuksesan yang hakiki.
    (Reni Ulfiana Wulandari 1B)

  10. memang hidup tidak ada yang tau akan bagaimana kelanjutannya kita sebagai umat manusia hanya menjalani apa yang terbaik untuk hidup ini, dan tidak ada yang tidak mungkin didunia ini selama kita mampu menjalaninya dan senantiasa selalu berdoa kepada Allah swt. cerita pak Naka sangat memotivasi para mahasiswa untuk terus semangat berjuang meraih kesuksesan dan kesusksesan diraih bukan karena kita orang kaya atau dari mana asal kita kesuksesan muncul karena ketekunan diri sendiri tidak perduli kita dari plosok desa jika kita mampu dan mempunyai tekad semua akan terwujud seperti pak naka yang memulai hidup dari titik terendah hingga sekarang selamat atas kesuksesannya pak semoga sehat selalu

    (yuliana wulandari 1B 19410078

  11. Saya turut berbahagia atas pencapaian pak Naka, semoga pak Naka selalu diberi kesehatan dan dilancarkan residensinya. Amin

    (Diaz Parama Arta 1B)

  12. Selamat ya pak naka,atas keberhasilan bapak. Karena kerja keras pak naka,pak naka bisa mewujudkan impian dan keinginan bapak dan terimakasih untuk karya tulis bapak yang bisa menjadikan inspirasi bagi pembaca🎉💯

    ( Mayviolita aulia 19410088 )

  13. Alhamdulillah dengan usaha dan kerja keras pak Naka, bapak menjadi sukses seperti saat ini. Tulisan-tulisan bapak sangat memotivasi saya untuk lebih berkreasi dalam membuat tulisan dan juga dapat menjadi inspirasi bagi pembaca. Teruslah berkarya pak, tetap semangat dan sukses selalu!!

    (Intan Nibrosy Rubyssalam 1B 19410089)

  14. Selamat atas keberhasilan pak Naka sampai titik ini, selamat juga atas pemberangkatannya ke Eropa. Tetap melahirkan karya-karya yang telah membuat kami termotivasi ingin menjadi seperti pak Naka, sosok yang merintis karya tulisnya dari 0-sekarang tidak ada hentinya terus berkarya yang tujuannya tidak hanya untuk dirinya namun sembari untuk memotivasi kami. Tetap semangat, selamat dan sukses selalu pak Naka!!

    (Ana Amalia 1B)

  15. Selamat untuk Bapak Setia Naka Adrian yang telah tiba di Negara Belanda dengan selamat dan dalam keadaan sehat:) Saya berharap agar bapak senantiasa diberi kesehatan dan kelancaran selama melaksanakan tugasnya dan segera kembali ke Indonesia untuk membagikan ilmunya kepada kami semua selaku mahasiswa bapak:) . Dan saya ingin mengucapkan terima kasih kepada bapak karena dengan cerita yang bapak bagikan ini saya sangat termotivasi dan ingin terus belajar,ingin memperbanyak membaca buku agar lebih banyak memiliki pengetahuan dan saya berharap saya bisa menulis karya bahkan buku seperti Bapak Naka. GOOD LUCK SIR👍🏻

    (ANNISA PRATIWI WIDAYANI , 1B)

  16. Selamat bapak Naka atas beasiswa yang telah diraih. Cerita bapak sangat menginspirasi saya,semoga saat menjalani residensi disana dapat membawa ilmu yang bermanfaat.sukses selalu dan terus berkarya menciptakan tulisan-tulisan yang menginspirasi pembaca.

    (Anggraeni Dyah Puspita Sari 1B 19410065)

  17. Selamat atas keberhasilan yang pak Naka raih,semoga dengan keberhasilan yang bapak raih bisa memotivasi kita semua khusus nya Mahasiswa PBSI agar kita semua dapat meraih apa yang selalu kita cita citakan.
    Amiin….

    (Rizal Muhaimin 1B npm 19410077)

  18. Selamat untuk pak Naka atas keberhasilan yang di raih. Saya sangat terinspirasi dengan bapak. Semoga ilmu yang bapak raih bermanfaat bagi orang lain, agama nusa dan bangsa. Dari cerita bapak saya dapat lebih semangat lagi untuk meraih cita cita. Tak ada yang tidak mungkin di dunia ini asal kita mau terus berusaha dan berdoa.

    (Malihatuz Zuhriyah Istianti 1B NPM 19410101)

  19. Selamat nggih pak Naka! Sungguh tiada disangka dan tentunya dengan keberhasilan pak Naka dalam menjajaki negeri Kincir Angin ini pastinya tidak lepas dari proses yang begitu panjang dan mungkin rumit,namun pak Naka mampu untuk melampauinya. Sesungguhnya keberhasilan berada pada tangan kita masing-masing dan bergantung bagaimana cara kita dalam menjemput keberhasilan tersebut. It's stars from your self! Dan seperti halnya pak Naka semoga kelak kita semua dapat mengharumkan nama baik almamater bahkan nama baik bangsa. Terima kasih banyak Pak,sudah menggugah kembali gairah hidup saya melalui sederet kata yang bapak tuangkan dalam esai ini.
    (Pipit Nadia 1B)

  20. Selamat pak Naka atas keberhasilannya, dari tulisan bapak saya percaya tidak ada hal yang tidak mungkin di dunia ini. Tidak peduli dari mana asal kita dan sekolah kita dulu, jika kita terus berusaha dan bersungguh-sungguh dalam mewujudkan cita-cita insya Allah cita-cita itu akan terwujud.
    (Wandha Ayu Rukmika, 1B 19410104 )

  21. Selamat untuk keberhasilan Pak naka. Memang tiada yang menyangka dengan kata kata bisa mengantarkan bapak untuk bertualang. Semoga lain waktu bapak bisa berkunjung ke tempat tempat lain yang bapak inginkan. Aamiin.. awalnya saya tidak menyangka kalau berawal dari menulis kata kata bisa mengantarkan bapak untuk berkunjung ke daerah lain di dalam negri, tetapi sekarang bapak malah sudah ke luar negri sungguh luar biasa pak. Sukses terus untuk Pak Naka

    (Rama Destyamaberta Nuria Negara 1B npm:19410082)

  22. Wahh hebat sekali Pak Naka, sukses selalu dalam berkarir pak, dibalik itu semua pastinya ada dukungan dari seorang orang-orang yang hebat pula. Motivasi yang hebat untuk anak didik Pak Naka supaya bisa seperti Pak Naka dan semoga next time kita bisa pergi ke Eropa seperti Pak Naka. Amin.. 🙂

    (Risa Dwi Sofya Yulianti, 1B PBSI)

  23. Selamat pak naka atas keberhasilannya, dari cerita pak naka saya berfikir bahwa impian bukanlah sesuatu yang sederhana yang mudah untuk terwujud, kita bisa saja berkhayal dan membayangkan hal-hal yang luar biasa, namun kalau tidak diiringi dengan tindakan dan perjuangan maka impian tetap saja menjadi impian belaka, tidak ada yang berubah. Kesuksesan itu berasal dari diri sendiri dan tidak memandang latar belakang seseorang.

    (Pipit Indriyani 1B)

  24. Selamat pak Setia Naka Adrian untuk keberhasilannya, alhamdulilah apa yang sudah dicita-citakan dan diusahakan oleh pak Naka kini terwujud. Bapak telah memotivasi saya dan teman-teman untuk mengenal lebih dalam apa itu kata-kata dan berusaha lebih keras lagi untuk bisa seperti pak Naka. Semoga ilmu yang bapak raih bisa bermanfaat bagi banyak orang. Tidak disangka dengan kata-kata bisa mengantarkan pak Naka berpetualang bukan hanya didalam negeri tapi melainkan diluar negeri seperti sekarang ini. Sukses selalu pak, semoga pak Naka bisa bertualang ketempat lainnya. Aamiin.
    (Nabila Aurora p.p 1B . 19410114)